close -->
close
0
04 Des



Bang Al Hapidz berkata: sesuatu yang indah selama ini adalah ada di dalam hati kita masing2
apabila kita semua bisa membukanya dengan pikiran yang tenang maka kita akan tahu itu keindahan di dalam dunia ini
kepalsuan yang kita jalani selama ini adalah hanya permainan dunia saja apabila kita menyikapinya dengan penuh kedewasaan dan akal pikiran yang bermutu maka tidak menutup kemungkinan sesuatu yang pahit akan kita rasakan manis.
di dalam jiwa masing2 manusia itu ada potensi diri untuk membuka kebahagiaan setiap saat, hanya saja manusia menganggap kesedihan itu adalah rona kehidupan padahal kesedihan adalah sesuatu rahasia untuk mencapai kebahagiaan, dari kesedihan itu kita cari apakah penyebab semua itu, apabila kita sudah menemukan maka kita harus menjadikan itu momen sebagai tujuan untuk kehidupan yang lebih baik mencapai kebahagiaan yang hakiki. trims.......

Dikirim pada 04 Desember 2011 di Uncategories



Suatu hari, seorang ahli ‘Managemen Waktu’ berbicara
di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia
memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah
dilupakan oleh para siswanya. Ketika dia berdiri dihadapan
siswanya dia berkata, “Baiklah, sekarang waktunya kuis. “Kemudian
dia mengeluarkan toples berukuran galon yg bermulut cukup
lebar, dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia juga mengeluarkan
sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan
meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu ke dalam toples.
Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak
ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya,
“Apakah toples ini sudah penuh?” Semua siswanya serentak
menjawab, “Sudah!” Kemudian dia berkata, “Benarkah?” Dia lalu
meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia
memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit
mengguncang-guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat
tempat di antara celah-celah batu-batu itu. Lalu ia bertanya
kepada siswanya sekali lagi, “Apakah toples ini sudah penuh?”Kali
ini para siswanya hanya tertegun. “Mungkin belum!”, salah satu
dari siswanya menjawab. “Bagus!” jawabnya.
Kembali dia meraih kebawah meja dan mengeluarkan
sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam
toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruangruang
kosong diantara kerikil dan bebatuan. Sekali lagi dia
bertanya, “Apakah toples ini sudah penuh?” “Belum!” serentak para
siswanya menjawab. Sekali lagi dia berkata, “Bagus!” Lalu ia
mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam
toples, sampai toples itu terisi penuh hingga keujung atas. Lalu
si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kepada para siswanya
dan bertanya, “Apakah maksud dari ilustrasi ini?” Seorang
siswanya yg antusiaslangsung menjawab, “Maksudnya,
betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih
dapat menyisipkan jadwal lain ke dalamnya!” “Bukan!”, jawab si
ahli, “Bukan itu maksudnya. Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan
kita bahwa JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU
MASUKKAN,MAKA KAMU TIDAK AKAN PERNAH DAPAT
MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT.”
Apakah batu-batu besar dalam hidupmu? Mungkin anak-anakmu,
suami/ istrimu, orang-orang yg kamu sayangi, persahabatanmu,
kesehatanmu, mimpi-mimpimu. Hal-hal yg kamu anggap paling
berharga dalam hidupmu. Ingatlah untuk selalu meletakkan
batu-batu besar tersebut sebagai yg pertama, atau kamu tidak
akanpernah punya waktu untuk memperhatikannya. Jika kamu
mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktumu, maka
kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal yang kecil, kamu
tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar dan
berharga dalam hidupmu.

Dikirim pada 04 Desember 2011 di Uncategories



Pada suatu sore seorang ayah bersama anaknya yang
baru saja menamatkan pendidikan tinggi duduk
berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan
suasana di sekitar mereka.
Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pohon. Si
ayah lalu menunjuk ke arah gagak sambil bertanya,
“Nak, apakah benda tersebut?”
“Burung gagak”, jawab si anak.
Si ayah mengangguk-angguk, namun beberapa saat kemudian
mengulangi lagi pertanyaan yang sama. Si anak menyangka
ayahnya kurang mendengar jawabannya tadi lalu menjawab
dengan sedikit keras,
“Itu burung gagak ayah!”
Tetapi sejenak kemudian si ayah bertanya lagi pertanyaan yang
sama. Si anak merasa agak marah dengan pertanyaan yang sama
dan diulang-ulang, lalu menjawab dengan lebih keras,
“BURUNG GAGAK!!” Si ayah terdiam seketika. Namun tidak lama
kemudian sekali lagi mengajukan pertanyaan yang sama
sehingga membuatkan si anak kehilangan kesabaran dan
menjawab dengan nada yang ogah-ogahan menjawab
pertanyaan si ayah,
“Gagak ayah.......”.
Tetapi kembali mengejutkan si anak, beberapa saat kemudian
si ayah sekali lagi membuka mulut hanya untuk bertanyakan
pertanyaan yang sama. Dan kali ini si anak benar-benar
kehilangan kesabaran dan menjadi marah.
“Ayah!!! saya tidak mengerti ayah mengerti atau tidak. Tapi sudah
lima kali ayah menanyakan pertanyaan tersebut dan sayapun
sudah memberikan jawabannya. Apakah yang ayah ingin saya
katakan???? Itu burung gagak, burung gagak ayah.....”, kata si anak
dengan nada yang begitu marah.
Si ayah kemudian bangkit menuju ke dalam rumah
meninggalkan si anak yang terheran-heran. Sebentar kemudian
si ayah keluar lagi dengan membawa sesuatu di tangannya. Dia
mengulurkan benda itu kepada anaknya yang masih marah dan
bertanya-tanya. Ternyata benda tersebut sebuah diari lama.
“Coba kau baca apa yang pernah ayah tulis di dalam buku diary
itu”, pinta si ayah.
Si anak taat dan membaca bagian yang berikut..........
“Hari ini aku di halaman bersama anakku yang genap berumur
lima tahun. Tiba-tiba seekor gagak hinggap di pohon. Anakku
terus menunjuk ke arah gagak dan bertanya,
“Ayah, apakah itu?”.
Dan aku menjawab, “Burung gagak”.
Walau bagaimana pun, anak ku terus bertanya pertanyaan yang
sama dan setiap kali aku menjawab dengan jawaban yang sama.
Sampai 25 kali anakku bertanya demikian, dan demi rasa cinta
dan sayang aku terus menjawab untuk memenuhi perasaan
ingin tahunya. Aku berharap bahwa hal tersebut menjadi suatu
pendidikan yang berharga.”
Setelah selesai membaca bagian tersebut si anak mengangkat
muka memandang wajah si ayah yang kelihatan sayu. Si ayah
dengan perlahan bersuara,
“ Hari ini ayah baru menanyakan kepadamu pertanyaan yang
sama sebanyak lima kali, dan kau telah kehilangan kesabaran
dan marah.”
……………………
HIKMAH : JAGALAH HATI KEDUA IBU DAN BAPA, HORMATILAH
MEREKA. SAYANGILAH MEREKA SEBAGAI MANA MEREKA
MENYAYANGIMU DIWAKTU KECIL

Dikirim pada 04 Desember 2011 di Uncategories
04 Des



Seorang Pekerja pada proyek bangunan memanjat ke
atas pohon yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus
menyampaikan pesan penting kepada teman
kerjanya yang ada dibawahnya. Pekerja itu berteriak-teriak,
tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising
dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga
usahanya sia-sia.
Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada
dibawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan
temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu
bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang
kedua pun memperoleh hasil yang sama.
Tiba-tiba dia mendapatkan ide. Ia mengambil batu kecil lalu
melemparkan ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala
temannya, dan karena merasa sakit temannya menengadah ke
atas ? Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang
berisi pesannya.
***
Allah kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan
untuk membuat kita menengadah kepada-Nya. Seringkali Allah
melimpahi kita dengan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk
membuat kita menengadah kepada-Nya. Karena itu, agar kita
selalu mengingatkan kepada-Nya, Allah sering manjatuhkan
“batu kecil” kepada kita

Dikirim pada 04 Desember 2011 di Uncategories



Seorang pemuda sebentar lagi akan di wisuda, sebentar
lagi dia akan menjadi seorang sarjana, akhir jerih
payahnya selama beberapa tahun di bangku
pendidikan. Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah
showroom, dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobil
sport, keluaran terbaru dari Ford. Selama beberapa bulan dia
selalu membayangkan, nanti pada saat wisuda ayahnya pasti
akan membelikan mobil itu kepadanya. Dia yakin, karena dia
anak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang padanya, sehingga
dia yakin banget nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu.
Diapun berangan-angan mengendarai mobil itu, bersenangsenang
dengan teman-temannya. Bahkan semua mimpinya itu
dia ceritakan ke teman-temannya. Saatnya pun tiba, siang itu,
setelah wisuda, dia melangkah pasti ke ayahnya.
Sang ayah tersenyum, dan dengan berlinang air mata karena
terharu dia mengungkapkan betapa dia bangga akan anaknya,
dan betapa dia mencintai anaknya itu. Lalu dia pun
mengeluarkan sebuah bingkisan,... bukan sebuah kunci! Dengan
hati yang hancur sang anak menerima bingkisan itu, dan dengan
sangat kecewa dia membukanya. Dan dibalik kertas kado itu ia
menemukan sebuah Alquran yang bersampulkan kulit asli, di
kulit itu terukir indah namanya dengan tinta emas.
Pemuda itu menjadi marah, dengan suara yang meninggi dia
berteriak, “Yaahh... Ayah memang sangat mencintai saya, dengan
semua uang ayah, ayah belikan Alquran ini untukku?”
Lalu dia membanting Alquran itu dan lari meninggalkan
ayahnya. Ayahnya tidak bisa berkata apa-apa, hatinya hancur,
dia berdiri mematung ditonton beribu pasang mata yang hadir
saat itu.
Tahun demi tahun berlalu, sang anak telah menjadi seorang
yang sukses. Dengan bermodalkan otaknya yang cemerlang dia
berhasil menjadi seorang yang terpandang. Dia mempunyai
rumah yang besar dan mewah, dan dikelilingi istri yang cantik
dan anak-anak yang cerdas.
Sementara itu ayahnya semakin tua dan tinggal sendiri. Sejak
hari wisuda itu, anaknya pergi meninggalkan dia dan tak pernah
menghubungi dia. Dia berharap suatu saat dapat bertemu
anaknya itu, hanya untuk meyakinkan dia betapa kasihnya pada
anak itu. Sang anak pun kadang rindu dan ingin bertemu dengan
sang ayah, tapi mengingat apa yang terjadi pada hari wisudanya,
dia menjadi sakit hati dan sangat mendendam.
Sampai suatu hari datang sebuah telegram dari kantor kejaksaan
yang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal, dan
sebelum ayahnya meninggal, dia mewariskan semua hartanya
kepada anak satu-satunya itu. Sang anak disuruh menghadap
Jaksa wilayah dan bersama-sama ke rumah ayahnya untuk
mengurus semua harta peninggalannya. Saat melangkah masuk
ke rumah itu, mendadak hatinya menjadi sangat sedih,
mengingat semua kenangan semasa dia tinggal disitu. Dia
merasa sangat menyesal telah bersikap jelek terhadap ayahnya.
Dengan bayangan-bayangan masa lalu yang menari-nari di
matanya, dia menelusuri semua barang di rumah itu. Dan ketika
dia membuka brankas ayahnya, dia menemukan Alquran itu,
masih terbungkus dengan kertas yang sama beberapa tahun
yang lalu.
Selesai dia membaca tulisan itu, sesuatu jatuh dari bagian
belakang Alquran itu. Dia memungutnya.. sebuah kunci mobil!
Di gantungan kunci mobil itu tercetak nama dealer, sama dengan
dealer mobil sport yang dulu dia idamkan! Dia membuka
halaman terakhir Alquran itu, dan menemukan di situ terselip
STNK dan surat-surat lainnya, namanya tercetak di situ. Dan
sebuah kwitansi pembelian mobil, tanggalnya tepat sehari
sebelum hari wisuda itu.
Dia berlari menuju garasi, dan di sana dia menemukan sebuah
mobil yang berlapiskan debu selama bertahun-tahun, meskipun
mobil itu sudah sangat kotor karena tidak disentuh bertahuntahun,
dia masih mengenal jelas mobil itu, mobil sport yang
dia dambakan bertahun-tahun lalu. Dengan buru-buru dia
menghapus debu pada jendela mobil dan melongok ke dalam.
Bagian dalam mobil itu masih baru, plastik membungkus jok
mobil dan setirnya, di atas dashboardnya ada sebuah foto, foto
ayahnya, sedang tersenyum bangga. Mendadak dia menjadi
lemas, lalu terduduk disamping mobil itu, air matanya tidak
terhentikan, mengalir terus mengiringi rasa menyesalnya yang
tak mungkin diobati...

Dikirim pada 04 Desember 2011 di Uncategories



Konon pada suatu waktu, Tuhan memanggil tiga
malaikatnya.
Sambil memperlihatkan sesuatu Tuhan berkata, “Ini
namanya Kebahagiaan. Ini sangat bernilai sekali. Ini dicari dan
diperlukan oleh manusia. Simpanlah di suatu tempat supaya
manusia sendiri yang menemukannya. Jangan ditempat yang
terlalu mudah sebab nanti kebahagiaan ini disia-siakan. Tetapi
jangan pula di tempat yang terlalu susah sehingga tidak bisa
ditemukan oleh manusia. Dan yang penting, letakkan
kebahagiaan itu di tempat yang bersih”.
Setelah mendapat perintah tersebut, turunlah ketiga malaikat
itu langsung ke bumi untuk meletakkan kebahagiaan tersebut.
Tetapi dimana meletakkannya? Malaikat pertama mengusulkan,
“Letakan dipuncak gunung yang tinggi”. Tetapi para malaikat
yang lain kurang setuju. Lalu malaikat kedua berkata, “Latakkan
di dasar samudera”. Usul itupun kurang disepakati. Akhirnya
malaikat ketiga membisikkan usulnya. Ketiga malaikat langsung
sepakat. Malam itu juga ketika semua orang sedang tidur, ketiga
malaikat itu meletakkan kebahagiaan di tempat yang dibisikkan
tadi.
Sejak hari itu kebahagiaan untuk manusia tersimpan rapi di
tempat itu. Rupanya tempat itu cukup susah ditemukan. Dari
hari ke hari, tahun ke tahun, kita terus mencari kebahagiaan.
Kita semua ingin menemukan kebahagiaan.
Kita ingin merasa bahagia. Tapi dimana mencarinya?
Ada yang mencari kebahagiaan sambil berwisata ke gunung,
ada yang mencari di pantai, Ada yang mencari ditempat yang
sunyi, ada yang mencari ditempat yang ramai. Kita mencari rasa
bahagia di sana-sini: di pertokoan, di restoran, ditempat ibadah,
di kolam renang, di lapangan olah raga, di bioskop, di layar
televisi, di kantor, dan lainnya. Ada pula yang mencari
kebahagiaan dengan kerja keras, sebaliknya ada pula yang
bermalas-malasan. Ada yang ingin merasa bahagia dengan
mencari pacar, ada yang mencari gelar, ada yang menciptakan
lagu, ada yang mengarang buku, dll.
Pokoknya semua orang ingin menemukan kebahagiaan.
Pernikahan misalnya, selalu dihubungkan dengan kebahagiaan.
Orang seakan-akan beranggapan bahwa jika belum menikah
berarti belum bahagia. Padahal semua orang juga tahu bahwa
menikah tidaklah identik dengan bahagia.
Juga kekayaan sering dihubungkan dengan kebahagiaan.
Alangkah bahagianya kalu aku punya ini atau itu, pikir kita. Tetapi
kemudian ketika kita sudah memilikinya, kita tahu bahwa benda
tersebut tidak memberi kebahagiaan.
Kita ingin menemukan kebahagiaan. Kebahagiaan itu diletakkan
oleh tiga malaikat secara rapi. Dimana mereka meletakkannya?
Bukan dipuncak gunung seperti diusulkan oleh malaikat
pertama. Bukan didasar samudera seperti usulan malaikat
kedua. Melainkan di tempat yang dibisikkan oleh malaikat
ketiga.
Dimanakah tempatnya??? ada yang tahu???
Tempatnya adalah di “ hati yang bersih”

Dikirim pada 04 Desember 2011 di Uncategories
04 Des



Puluhan tahun yang lalu, di sebuah desa di Kaliwungu
Kudus ada seorang tua, pekerjaan beliau adalah tukang
asah pisau keliling. Setiap hari orang tua tersebut
berkeliling dari rumah ke rumah untuk menawarkan jasanya.
Beliau berkeliling sambil membunyikan lonceng kecil, untuk
menarik perhatian orang.
Pada awalnya, banyak sekali orang yang memanfaatkan jasa
beliau. Setiap hari selalu ada saja orang yang mengasahkan pisau
ataupun gunting mereka ke orang tua tersebut. Dengan
pekerjaan mengasah pisau, orang tua tersebut bisa menghidupi
keluarganya.
Tahun demi tahun berlalu, jaman semakin modern dan
membuat segalanya menjadi praktis. Demikian juga, pisaupisau
maupun gunting-gunting yang ada di pasaran semakin
berkualitas dan murah. Sehingga perlahan- lahan tidak ada lagi
orang yang mengasahkan pisau atau guntingnya. Mereka lebih
memilih untuk membeli yang baru daripada mengasahkannya.
Akibatnya, tidak ada lagi orang yang membutuhkan jasa orang
tua si pengasah pisau tersebut. Tetapi setiap hari orang tua
tersebut tetap berkeliling seperti biasa, dengan harapan masih
ada orang yang mau memanfaatkan jasanya.
Awalnya, orang tua tersebut masih bersemangat. Tapi lamakelamaan,
semangatnya semakin kendur karena dia merasa
tidak ada lagi orang yang membutuhkan dia. Waktu berlalu,
akhirnya tidak lama, orang tua tersebut meninggal. Ada yang
mengatakan bahwa orang tua tersebut meninggal karena
kanker. Tapi sebenarnya apa yang menyebabkan orang tua
tersebut meninggal?
Apa yang akan Anda rasakan bila tidak ada lagi orang yang
membutuhkan Anda? Anda akan merasa dying inside.
Menurut teori kebutuhan Abraham Maslow, kebutuhan manusia
yang paling tinggi adalah aktualisasi diri. Anda akan merasa
sangat berarti bila Anda dibutuhkan oleh banyak orang. Oleh
karena itu, buatlah sesuatu yang dapat membuat diri Anda
dibutuhkan, kembangkan potensi diri Anda!

Dikirim pada 04 Desember 2011 di Uncategories



Seorang petani kaya mati meninggalkan kedua
putranya. Sepeninggal ayahnya, kedua putra ini hidup
bersama dalam satu rumah. Sampai suatu hari mereka
bertengkar dan memutuskan untuk berpisah dan membagi dua
harta warisan ayahnya. Setelah harta terbagi, masih tertingal
satu kotak yang selama ini disembunyikan oleh ayah mereka.
Mereka membuka kotak itu dan menemukan dua buah cincin
di dalamnya, yang satu terbuat dari emas bertahtakan berlian
dan yang satu terbuat dari perunggu murah. Melihat cincin
berlian itu, timbullah keserakahan sang kakak, dia menjelaskan,
“Kurasa cincin ini bukan milik ayah, namun warisan turuntemurun
dari nenek moyang kita. Oleh karena itu, kita harus
menjaganya untuk anak-cucu kita. Sebagai saudara tua, aku akan
menyimpan yang emas dan kamu simpan yang perunggu.”
Sang adik tersenyum dan berkata, “Baiklah, ambil saja yang
emas, aku ambil yang perunggu.” Keduanya mengenakan cincin
tersebut di jari masing-masing dan berpisah. Sang adik
merenung, “Tidak aneh kalau ayah menyimpan cincin berlian
yang mahal itu, tetapi kenapa ayah menyimpan cincin perunggu
murahan ini?” Dia mencermati cincinnya dan menemukan
sebuah kalimat terukir di cincin itu: INI PUN AKAN BERLALU.
“Oh, rupanya ini mantra ayah…,” gumamnya sembari kembali
mengenakan cincin tersebut.
Kakak-beradik tersebut mengalami jatuh-bangunnya
kehidupan. Ketika panen berhasil, sang kakak berpesta-pora,
bermabuk-mabukan, lupa daratan. Ketika panen gagal, dia
menderita tekanan batin, tekanan darah tinggi, hutang sanasini.
Demikian terjadi dari waktu ke waktu, sampai akhirnya dia
kehilangan keseimbangan batinnya, sulit tidur, dan mulai
memakai obat-obatan penenang. Akhirnya dia terpaksa menjual
cincin berliannya untuk membeli obat-obatan yang
membuatnya ketagihan.
Sementara itu, ketika panen berhasil sang adik mensyukurinya,
tetapi dia teringatkan oleh cincinnya: INI PUN AKAN BERLALU.
Jadi dia pun tidak menjadi sombong dan lupa daratan. Ketika
panen gagal, dia juga ingat bahwa: INI PUN AKAN BERLALU, jadi
ia pun tidak larut dalam kesedihan. Hidupnya tetap saja naikturun,
kadang berhasil, kadang gagal dalam segala hal, namun
dia tahu bahwa tiada yang kekal adanya. Semua yang datang,
hanya akan berlalu. Dia tidak pernah kehilangan keseimbangan
batinnya, dia hidup tenteram, hidup seimbang, hidup bahagia.

Dikirim pada 04 Desember 2011 di Uncategories
04 Des



Kaum pria secara naluri tahu wanita itu seksi ketika melihat sesuatu. Namun apakah keseksian anda menarik perhatian mereka?? Inilah 5 hal yang membuat wanita terlihat seksi dan menarik perhatian di mata pria :
1. Gaun
Jika Anda meminta seorang pria untuk memilih gaun paling seksi di dalam lemari, ia mungkin akan meraih yang sangat minim. Yah, secara teknis, dia benar. Namun setiap wanita mengenakan gaun berbeda, dan apa yang terlihat tidak senonoh pada orang lain mungkin tidak sama dengan Anda, atau sebaliknya.Rahasia agar kencan Anda wow "Pilihlah gaun yang menonjolkan bagian tubuh yang terbaik," saran Steve Santagati, ahli hubungan dan penulis buku The Manual. "Apakah Anda memiliki punggung yang indah, paha yang luar biasa, atau tulang leher yang indah, sediakan desain yang tidak hanya cocok, melainkan menyorot keindahan semua atribut.
2. Lingerie
Ini adalah fakta ilmiah bahwa laki-laki adalah makhluk visual, ungkap April Masini, pengarang Think & Date Like A Man, dan salah satu cara untuk menarik sisi visual mereka adalah lingerie.Pria menyukai apa saja jika melihat lingerie, sehingga Anda benar-benar memiliki pilihan yang banyak. Lingerie tidak perlu mahal, tetapi harus seksi.
3. Percaya Diri
Menurut Shelly Hagen, penulis buku Everything Body Language, sesuatu yang membuat pria dan wanita melihat keseksian lawan jenisnya adalah percaya diri. Dan kualitas kepercayaan diri tidak ada hubungannya dengan kecantikan ataupun penampilan.Mungkin Anda berpapasan dengan wanita yang penampilannya biasa dalam sebuah pesta, tapi pria terlihat senang dengannya. Dia menarik, berdiri tinggi, tersenyum, tertawa dan membuat kontak mata ketika ia berbicara kepada orang lain. "Dia tidak melakukan sesuatu yang memalukan atau bahkan luar biasa, apa yang dia lakukan menunjukkan ketertarikan yang tulus pada orang-orang di sekelilingnya dan menyambut orang ke dalam dunianya,"kata Hagen.
4. Rambut
Rambut seorang wanita adalah salah satu aset wanita yang paling seksi dari sudut pandang laki-laki. Dan tidak peduli apakah lurus atau bergelombang, kusut tapi tetap kasual atau blow sempurna.pria senang dengan rambut Anda, dan mereka menyukai rambut yang panjang. "Secara sosial, rambut Anda adalah isyarat yang memberitahu kepada orang tentang siapa Anda," jelas April Masini, pengarang Think & Date Like A Man."Rambut panjang mengatakan kepada dunia bahwa Anda seorang wanita sensual," tambah Masini, bahwa Anda merawat rambut Anda karena sensualitas dan terlihat seksi penting bagi Anda.
5. High Heels
Ketertarikan pria dengan sepatu stiletto tak bisa dipungkiri, tapi heels membuat penampilan wanita lebih seksi. "Mengenakan sepatu hak tinggi dapat mengangkat bokong wanita 25 persen, lengkungan punggungnya, membuat payudaranya membusung dan menjadi perhatian, memanjangkan betisnya, dan menyebabkan pinggulnya bergoyang yang menggoda saat dia berjalan" jelas Susan Reynolds, penulis Change Your Shoes, Change Your Life.

Dikirim pada 04 Desember 2011 di Uncategories
04 Des



ketahuilah wahai jiwa yang merasa akan kaidah asa yang di namakan cinta
Menjadikan hasrat yang bergelora untuk tertuaikan dalam nyata
Hamparan mahligai kehidupan yang penuh dengan berjuta angan serta damba
Meniti pada garis indah kehidupan dunia
Merasa semua adalah kehendak yang paling teringini
Merasakan apa yang terasa .... membuahkan keinginan yang sungguh memiliki berjuta makna
Menyanyikan kidung tentang aral yang melanda atas sukma yang memuja
Duhai asmara yang melanda jiwa mendayu dalam deburan getaran tak beraturan
Terangi yang gelap ... gelapkan yang terang saat keinginan menjadi nyata saat keinginan terpuruk tak terjamah
Ketahuilah wahai jiwa, kau yang merasa akan apa yang ada dan terjelma
Raga hanya sebuah bentuk media
Hadirkan yang terindah untuk raga bukan sebuah dilema yang menghempaskan
wahai jiwa yang merasa ... kehidupan adalah titah atas sebuah perjalanan yang harus terlewati dimana apa yang teringini mungkin itu yang dicamkan sebgai yang terbaik untuk melintasi sebuah perjalanan menapaki tapi semua itu belum tentu benar... karena apa yang teringini apa yang terasa dalam hati ... belum tentu benar adanya.... belum tentu ada .. dalam lembaran putih perjalanan sebuah kehidupan...
Meski demikian wahai jiwa ....
Kehidupan perlu getaran sukma .. perlu ada sebuah khayalan rasa, sehingga terjadi pemacuan dan menjadikan kehendak tuk melintasi krikil krikil tajam dalam kehidupan
Wahai jiwa yang merasa .. tetaplah merasa walau itu tak ada... tetaplah memuja meski itu hanya sebuah dilema...
Persembahkanlah kemurnian rasa yang tulus dan penuh makna tanpa meminta untuk dapat menjadi sama seperti apa yang terasa ....
Atas hasrat dan keinginan lahiriah manusia .... dalam ketidak sempurnaan menjalani kehidupan dan menjejaki langkah dalam altar dunia.

Dikirim pada 04 Desember 2011 di Uncategories
Awal « 1 2 » Akhir
Profile

saya orang yang Islam murni Insya Allah More About me

Page
Archive
Categories
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 33.971 kali


connect with ABATASA